Surat Doa Staf Februari 2026

Surat Doa Staf Februari 2026

Johan Andreas Santoso - Pemimpin Cabang

Perlahan tapi pasti ritme di ladang mulai kembali. Jelang kembalinya para mahasiswa ke kampus geliat di KTB-KTB dan kepengurusan juga mulai nampak lebih nyata. Saya bersyukur untuk semangat para anggota KTB saya untuk kembali bertemu dan belajar sama-sama. Mungkin karena mereka sudah recharged pasca liburan. Saya juga bersyukur untuk satu KTB baru yang terbentuk dengan cepat di bulan pertama tahun ini dan segera bisa bertemu beberapa kali. Saya memimpin mahasiswa angkatan 2025 dari salah satu tempat pendidikan Teologi di Jogja. Senang sekali rasanya menatap kalender bulan ini yang terisi dengan janjian-janjian KTB. Sekali lagi saya berdoa dan berharap supaya momentum seperti ini tidak cepat berlalu. Semoga semangat lima puluh tahun pelayanan mahasiswa di Jogja yang sebentar lagi akan diperingati memberikan bahan bakar untuk semangat itu berkobar lebih lama dan lebih menetap.

Meski perhelatan besarnya baru akan berlangsung di sekitar akhir Juni nanti, penanda waktu dimulainya persekutuan perdana sekelompok mahasiswa yang menjadi cikal bakal PMKY (Persekutuan Mahasiswa Kristen Yogyakarta) adalah awal Maret. Kami mulai menyiapkan momen ini supaya tidak hanya jadi peringatan ulang tahun, tapi jadi kesempatan untuk menangkap kembali visi pelayanan mahasiswa itu secara segar bagi konteks jaman hari ini. Sebagai bagian yang utuh dengan harapan itu, Retreat Pekerja Perkantas Yogyakarta yang akan digelar minggu ketiga Februari ini dirancang untuk memberi ruang para pengurus komponen pelayanan siswa, mahasiswa dan alumni sekali lagi memaknai pelayanan mereka sebagai rangkaian upaya membangun komunitas murid yang kontekstual bagi masa kini.

Di ruang Staf Berbagi bulan ini, saya akan memfasilitasi tim Staf Perkantas Jogja untuk belajar mengenai learning cycle (siklus pembelajaran). Lewat kesempatan belajar bersama ini, kami berharap model pendekatan kami dalam memfasilitasi PA (KTB), training, bahkan khotbah bisa memberikan impact yang lebih dalam dan menetap, buah dari proses pembelajaran yang transformatif.

Pokok Doa:

  • Setahun sudah berlalu sejak tindakan operasi pengangkatan tumor tulang yang istri saya alami. Kami sedang bersiap untuk pemeriksaan evaluasi dalam waktu dekat ini. Tentu saja kami berdoa untuk hasil yang baik yang akan kami lihat, tidak ada tumor yang kembali. Turutlah berdoa bersama kami untuk hal ini.
  • Saya mau mengajak Kakak dan Rekan untuk kembali mendoakan hal yang sudah saya bagikan di bulan Januari kemarin. Tahun ini menjadi waktu saya menyiapkan regenerasi kepemimpinan di Perkantas Yogyakarta makin intensif. Akhir tahun ini akan ada pemimpin baru yang bersiap untuk mengemban peran tersebut mulai Januari 2027. Tolong doakan agar pendampingan khusus kepada beberapa potensial bisa berjalan baik sepanjang tahun ini dan menjadi kesempatan mereka bertumbuh dalam kapasitas, namun terutama dalam keberanian dan ketaatan meresponi Tuhan.


Priscilla Rosty Sukmono - Staf Pelayanan Siswa (tugas belajar)

Saya bersyukur bulan Januari sudah menuntaskan semester 3 dan program magang. Saya masuk ke dalam fase "masa tenang" menunggu jadwal-jadwal ujian. Selama 3 minggu di sini saya kembali banyak menghabiskan waktu untuk membaca, menulis, dan merenung. Aktivitas-aktivitas yang menolong saya untuk menavigasi hidup dan memasuki masa transisi kembali. Saya bersyukur mendapatkan momen "istirahat" tersebut. Semoga energi yang dihimpun di masa-masa ini cukup untuk menghadapi masa ujian nanti.

Doakan secara khusus untuk 3 ujian yang akan saya hadapi yaitu Ujian Kompetensi (CBT), Ujian Internal, dan Ujian Eksternal bersama dengan dosen luar kampus. Doakan agar saya dimampukan untuk menyelesaikan tiap ujian tersebut dengan baik. Doakan untuk fokus dan kesehatan supaya tetap terjaga. Dan doakan agar saya tetap tenang dan dapat menikmati setiap persiapan dan ujian di depan. Terima kasih sudah mendukung dalam doa.


Nitamansari M Damanik - Staf Pelayanan Mahasiswa

Menjalani satu bulan pertama di tahun 2026, saya masih menikmati ritme yang terasa lebih lambat karena memang belum banyak aktivitas yang harus dikerjakan, juga interaksi dengan adik-adik di ladang pun belum berjalan rutin kembali karena masih dalam masa libur semester. Meski demikian, saya bersyukur dapat menikmati waktu-waktu ini. Rasanya seperti tidak sedang melakukan banyak hal, namun justru masa ini sangat dibutuhkan untuk merencanakan dan menata ulang bukan hanya tentang apa yang akan dilakukan, tetapi juga kesiapan hati dan fokus saya. Dalam waktu berdiam, saya menikmatinya sebagai ruang untuk menjadi lebih peka dan fokus pada pimpinan Tuhan. Saya menikmati Tuhan yang berbicara dalam keheningan, Tuhan yang menyatakan isi hatiNya melalui ketenangan. Semoga ini sungguh menjadi waktu yang saya hidupi dengan kesadaran penuh, untuk menolong saya bersiap menjalani pelayanan sepanjang tahun serta saya yakini sebagai bagian penting yang menolong saya untuk melihat arah pelayanan ke depan, sekaligus membangun tujuan yang semakin jelas. Dalam pelayanan ini, saya bersyukur karena di tengah tantangan sulitnya mahasiswa di masa ini untuk terlibat dalam hal-hal rohani, Tuhan tetap menghadirkan adik-adik yang mau memberi diri. Mohon doakan untuk peran pendampingan bagi setiap mereka yang terlibat dalam pelayanan ini, khususnya adik-adik yang baru bergabung, agar bisa mendampingi mereka dengan maksimal, penuh hikmat, dan kasih.


Dwi Krisnawati - Asisten Staf Pelayanan Siswa

Saya mengawali pelayanan bulan ini dengan perenungan melalui lagu Ibrani "Hineh Lo Yanum" yang diambil dari Mazmur 121:4, sebuah pengakuan iman bahwa Allah tidak pernah terlelap dan tidak pernah lalai menjaga umat-Nya. Lagu ini mengingatkan saya bahwa ketika saya lelah, terbatas, atau merasa tidak mampu, Allah tetap berjaga. Dia setia memperhatikan dan memelihara hidup saya serta pelayanan siswa yang Tuhan percayakan.

Melalui perenungan ini, saya kembali diteguhkan bahwa ladang pelayanan ini tidak hanya dijaga oleh usaha manusia, tetapi oleh Allah yang terus bekerja tanpa lelah. Memasuki tahun yang baru dengan tanggung jawab dan dinamika yang semakin besar, saya berdoa agar hikmat dan pemeliharaan Tuhan terus memurnikan hati, menumbuhkan kasih yang setia, dan menjaga semangat untuk melayani siswa dengan konsisten Lagu ini menolong saya untuk kembali menaruh kepercayaan pada Allah yang setia dan berjaga atas hidup pribadi saya, juga atas pelayanan siswa yang Tuhan percayakan.

Pokok Doa :

  • Doakan untuk tim TPS yang baru, supaya Roh Kudus memurnikan para pelayan yang baru ini, di berikan semangat dan kesehatian dalam mengerjakan pelayanan dan mengasihi siswa.
  • Doakan untuk Retreat Pekerja Perkantas yang akan dilaksanakan akhir bulan nanti, supaya tim TPS yang baru ini bisa berkomitmen mengikuti retreat.
  • Doakan relasi dengan sekolah supaya tetap dalam kasih dan pemeliharaan Allah.


Mertin Novalista Ndapamerang - Asisten Staf Pelayanan Mahasiswa

Bulan ini menjadi bulan pertama saya melangkah dengan peran yang berbeda yaitu sebagai asisten staf mahasiswa. Peran ini tentunya memberikan saya sesuatu yang baru, yang harus saya kenali dan saya pelajari, ada begitu banyak hal yang saya baru tahu, baik itu tentang strukturnya, apa yang dikerjakan dan tentang orang-orangnya.

Di tengah proses adaptasi ini, saya sangat bersyukur dikelilingi oleh rekan-rekan yang mendampingi, membimbing, dan membantu saya untuk lebih mengerti segala hal yang baru. Di samping itu, peran ini turut membawa pergumulan pribadi, terutama terkait keberanian dalam mengambil keputusan, mengutarakan pendapat, dan bertindak. Pergumulan ini terasa sangat nyata di awal tahun ini, karena saya menyadari bahwa tanpa keberanian, saya tidak akan dapat menjalankan peran ini dengan optimal kedepannya.

Namun, saya berharap keberanian itu tidak sekadar datang dari dorongan atau paksaan diri sendiri, melainkan tumbuh sebagai anugerah yang diberikan Tuhan, yaitu keberanian yang disertai dengan kerendahan hati dan kebijaksanaan, agar setiap langkah yang saya ambil tetap terarah dan penuh makna. Doakan agar dengan peran ini dan peran yang akan dipercayakan untuk saya ambil, membuat saya terus diberikan keberanian, hikmat dan pribadi yang mau belajar.


Sumarni - Staf Pelayanan Pendukung

Awal tahun rasanya tidak pakai pemanasan. Langsung lari kencang, terutama dalam pelayanan gereja. Di komisi anak, aku menjalani proses mengevaluasi pelayanan 2025 dan mulai menyusun program untuk 2026. Di atas kertas terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya penuh dinamika. Salah satu kegiatan yang direncanakan memunculkan perbedaan pendapat di tim. Proses merespons perbedaan itu diam-diam menguras energi, membuatku cepat lelah dan sulit fokus.

Kelelahan ini berdampak pada pelayanan di Perkantas. Padahal saat itu dibutuhkan konsentrasi penuh untuk memikirkan dan merancang fundraising 2026. Di tengah kondisi yang penat, aku bersyukur masih sempat duduk diam. Dari momen itu, aku menyadari bahwa hal-hal baru atau yang berbeda dari kebiasaan pelayanan sebelumnya memang tidak selalu mudah diterima. Bukan karena salah, tetapi karena belum siap entah gereja, tim, atau diriku sendiri. 

Januari juga datang bersama hujan yang hampir setiap hari turun dengan intensitas tinggi. Rumah kami bocor dan menambah pekerjaan di saat tubuh sebenarnya butuh istirahat. Ketika ingin berhenti sejenak, semesta pun belum mendukung.

Akhirnya Januari berlalu begitu saja. Cepat, padat, dan melelahkan. Namun di bulan yang terasa "hilang" ini, aku belajar tentang lelah, menerima perbedaan, dan tetap berjalan, meski pelan.

Pokok doa: 

  • KTB bersama adik-adik S2 yang belum sempat berjalan karena kesibukan masing-masing. Doakan agar di bulan Februari Tuhan membuka waktu dan kesempatan sehingga KTB bisa mulai dengan baik
  • Rancangan fundraising: doakan proses penyelesaian layout dan konsep agar di bulan Februari ini bisa diluncurkan dan dibagikan kepada para alumni
  • Secara pribadi, doakan agar di bulan Februari aku bisa lebih mengelola emosi, menjaga fokus, dan mengerjakan setiap peran pelayanan dengan hikmat dan kasih


Nindya Elfira - Staf Pelayanan Pendukung

Saya bersyukur menutup Januari dengan kelegaan karena beberapa pekerjaan awal tahun termasuk target penyelesaian laporan dan beberapa hal administrasi sebagian besar sudah selesai. Hal baru di awal tahun saya bergulat dengan perpajakan dan website Coretax dimana ada penyesuaian terkait pelaporannya. Sepanjang waktu di saat saya bisa, saya terus mengupdate informasi Coretax untuk bisa membantu teman-teman staf melaporkan SPT-nya. Saya bersyukur kendala yang terjadi bisa teratasi dan pelaporan SPT Orang Pribadi sudah diselesaikan. 

Hal baru lainnya adalah saya secara tidak langsung sudah mulai diajak untuk masuk kedalam gereja lebih dalam lagi, lebih khususnya diajak untuk ikut dalam pembelajaran dalam rangka pengkaderan jemaat untuk terlibat dalam pelayanan gereja. Pertemuan pertama saya merasa gentar dan kecil karena harus ada di area yang menurut saya baru. Saya ada bersama orang-orang yang lebih senior dalam hal usia, pengalaman dan pekerjaan , bahkan kebanyakan adalah para jemaat yang sudah purna dari tempat kerjanya. Saya merasa yang masih belum tahu banyak hal terkait gereja ketika ada di tengah-tengah mereka. Saya rasa ini perasaan wajar sebagai seorang muda yang baru tahu bagaimana gereja beroperasi. Mohon doakan untuk bagian itu dan waktu-waktu saya yang akan mengikuti pembelajaran topik materi Eklesiologi, Liturgika  dan Nilai-nilai Gereja dengan baik dan tetap memiliki rasa berani serta percaya diri ada di lingkungan yang baru. 

Doakan juga untuk Retreat Pekerja Perkantas yang akan diadakan 20-21 Februari sebagai sarana memperlengkapi pengurus komponen untuk memiliki pandangan yang sama terkait arah pelayanan di tahun 2026. Sekaligus, di kantor juga kami telah merancang program pendanaan untuk bisa mengajak keterlibatan alumni untuk mendukung pendanaan operasional pelayanan agar mendapat respon positif dari alumni dan alumni yang terlibat bertambah.

Berlangganan
Newsletter

Dapatkan kabar terkini dari Perkantas Yogyakarta

Masukkan alamat email yang valid.