Johan Andreas Santoso - Pemimpin Cabang
Tema "memutuskan untuk mengasihi" nampaknya masih jadi area di mana Tuhan sedang menumbuhkan saya. Waktu merefleksikan kembali bulan November kemarin, saya menemukan bagaimana Tuhan telah membawa saya lebih jauh memasuki tema tersebut. Saya dijumpakan dengan orang(-orang) yang punya beberapa hal yang selama ini sulit untuk saya terima. Jadi, untuk bisa secara atentif mendampingi mereka saya perlu bergumul dan memutuskan untuk mengasihi; dan saya bersyukur bisa melihat bagaimana sikap itu telah menolong saya makin bertumbuh dalam mengalami anugerah dan menjadi instrumen anugerah itu.
Namun, yang saya tidak ekspektasikan sebelumnya, bahwa lewat belajar mengasihi orang(-orang) yang selama ini sulit untuk saya terima itu, saya bisa menyaksikan bagaimana mereka sendiri ada dalam perjalanan "memutuskan untuk mengasihi". Luka dan pergulatan yang mereka pikul sebetulnya menjadi salah satu tanda dari upaya mereka untuk terus mengasihi meskipun mendatangkan luka bagi diri mereka sendiri. Saya jadi tidak hanya sebagai orang yang berperan mendampingi mereka, tapi justru menemukan rekan seperjalanan dalam gumulan yang serupa di kisah kami masing-masing. Betapa indah dan memenuhkan bagi saya waktu menyadari ini. Puji Tuhan.
Memasuki akhir tahun, saya merasakan ritme yang berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya. Mungkin karena secara data makin nampak wujud pertumbuhan di ladang sebagaimana yang diupayakan selama ini dan ini pijakan dan modal yang baik untuk melanjutkan dan mengembangkan pelayanan di tahun depan. Berikutnya, berkaitan dengan bertambahnya anggota baru dalam tim Staf, proses penyiapan yang baik dan membawa kesiapan bagi anggota tim yang baru ini. Tumbuhnya lapisan kepemimpinan yang baru dan nampak lebih siap di tim Staf juga menambahkan ketenangan dan syukur. Rencana yang dilihat, didoakan dan diupayakan beberapa tahun terakhir ini mulai mewujud. Puji Tuhan. Saya bersiap mengakhiri tahun ini dengan hormat dan syukur; dipenuhi kekaguman akan tindakan Tuhan yang hebat itu.
Pokok Doa:
Priscilla Rosty Sukmono - Staf Pelayanan Siswa (tugas belajar)
Makin dewasa, makin berkawan dengan perbedaan. Di tahun ini saya memiliki angka kembar yang spesial, yaitu 33. Itulah usia saya tahun ini yang dirayakan di tanggal 19 November lalu. Saya pun tidak menyangka bahwa usia saya sudah sebanyak itu. Apalagi dengan status saya saat ini sebagai mahasiswa yang banyak berkawan dengan teman-teman di usia 20an sehingga seringkali saya pun "merasa" dan "dirasa" bahwa usia saya tidak jauh dari mereka. Tapi saya pun harus menerima dan berdamai bahwa usia saya jauh berbeda dari mereka. Di sisi lain saya bersyukur, di tengah dinamika secara langsung dan "hidup" bersama mereka, saya belajar untuk memahami dan menjembatani perbedaan-perbedaan yang ada. Hal ini yang saya yakini dan menjadi salah satu alasan studi saya, bahwa pengalaman secara langsung "menjadi sama" dengan anak-anak muda ini akan menolong dalam panggilan pelayanan saya pada kaum muda.
Makin dewasa, makin berkawan dengan perbedaan. Di tahun ini pun saya makin mengenal bahwa ada bagian diri saya yang perlu dilembutkan yaitu belajar untuk tidak terlalu memaksakan cara, kehendak dan apa yang saya yakini benar pada orang lain. Pengalaman berelasi dengan beberapa orang belakangan menolong merentangkan kapasitas saya untuk belajar mendengar dan mencoba memahami perbedaan. Bukan untuk mengkompromikan hal-hal yang salah namun justru belajar untuk tetap asertif dengan sikap hati yang terbuka melihat bahwa akan ada hal-hal di luar saya yang mungkin (pasti) berbeda. Kalau respon saya sebelumnya akan lebih cenderung kaku ataupun menghindar, namun pengalaman dan refleksi belakangan mengajarkan saya untuk berani menghadapi perbedaan dan mengelola konflik yang mungkin muncul. Hal ini juga menolong saya untuk kembali menguji dan merefleksikan hal-hal apa yang memang penting dan tidak penting dalam hidup saya dan lebih luwes dalam menyikapi perbedaan.
Menjelang akhir tahun, menjelang pula akhir studi saya. Doakan proses penyelesaian magang saya di bulan Desember-Januari. Selanjutnya akan menjadi rangkaian masa-masa ujian saya. Akan ada 4 tahap ujian yang akan saya hadapi, yaitu UAS, ujian internal, ujian kompetensi (CBT) dan ujian eksternal. Doakan agar Tuhan berkenan dan memampukan saya dalam menghadapi setiap ujian-ujian tersebut. Doakan agar saya diberikan ketenangan pun kesigapan dalam prosesnya. Akhir tahun ini saya tidak pulang ke Jogja untuk mempersiapkan hal-hal di atas. Doakan untuk kesehatan saya dan keluarga agar tetap terjagai. Terima kasih sudah mendukung dalam doa.
Nitamansari M Damanik - Asisten Staf Pelayanan Mahasiswa
Menjelang akhir tahun, intensitas kegiatan semakin meningkat. Persiapan rapat kerja telah berlangsung, dimulai dengan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sudah dijalankan, kemudian dilanjutkan dengan merumuskan rencana serta arah pelayanan untuk tahun mendatang. Meskipun ritmenya padat dan tentu cukup melelahkan, saya tetap menikmati seluruh prosesnya. Masa-masa seperti ini kembali mengingatkan saya bahwa Allah, Pemilik pelayanan ini, senantiasa memelihara setiap aspek pelayanan yang dipercayakan serta setiap pribadi yang terlibat dan mengambil bagian di dalamnya. Di tengah ritme yang terasa perlu bersegera ini, saya bersyukur masih memiliki kesempatan untuk terus belajar dan bertumbuh melalui persiapan renungan, penyusunan materi bagi kelompok kecil yang saya pimpin, serta perancangan pelatihan bagi adik-adik yang saya dampingi. Saya semakin menyadari bahwa saya benar-benar menikmati peran melatih karena peran tersebut mendorong saya untuk mempelajari berbagai hal, mempersiapkan diri
tentunya, menggali makna secara lebih mendalam, lalu membagikannya sehingga dapat menolong orang lain menerapkan prinsip-prinsip praktis dalam kehidupan mereka. Menjelang tibanya tahun yang baru, saya sungguh berdoa agar setiap rencana pelayanan dapat disusun dengan lebih matang. Begitu juga kebutuhan akan orang-orang yang terlibat sebagai pengurus di semua komponen pelayanan kiranya Tuhan cukupkan, selain itu saya terus merindukan agar kelompok-kelompok pemuridan yang ada terus berjalan dengan baik, bertumbuh dengan sehat, dan memberikan dampak yang nyata.
Dwi Krisnawati - Asisten Staf Pelayanan Siswa
Mazmur 103:1-5 (TB)
Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.
Melewati bulan November dan menyambut bulan desember dengan Mazmur
Melewati bulan November dan menyambut bulan Desember dengan Mazmur 103:1-5. Makin merasakan ketenangan dengan melihat karakter Allah melalui ungkapan Mazmur 103. Bersyukur karena Allah memampukan dan menopang pelayanan siswa mulai dari retreat siswa "FOLLOW ME" di akhir Oktober sampai pada follow up KTB baru dan Student Gathering sebagai follow up persekutuan bulanan siswa. Bersyukur untuk TPS yang terus Tuhan pakai dan juga Tuhan teguhkan membimbing adik-adik siswa dalam setiap tanggung jawab pelayanan. Di tengah kesibukan TPS namun Allah tetap menyertai setiap jiwa yang terlibat dalam pelayanan siswa ini.
Hampir setahun membersamai TPS dan pelayanan siswa, rasanya seperti menjumpai Tuhan dalam setiap kesempatan pelayanan, menjumpai Allah yang sabar menemani dalam setiap proses belajar, juga kesempatan bertemu jiwa-jiwa yang Tuhan hadirkan. Setiap pelayanan dan program kerja juga KTB-KTB baru yang Tuhan topang setahun ini, sungguh penuh syukur oleh karena anugerah Allah sang pemilik dari pelayanan ini, kemuliaan hanya kepada Allah saja.
Bersyukur juga karena dalam waktu-waktu dekat ini banyak terlibat juga di pelayanan gereja. Sukacita karena bertemu banyak orang baru, pengalaman belajar dan membagi hidup di tengah jemaat. Sangat merasakan bagaimana Allah menemani proses membagi hidup di dalam pelayanan gereja, buku "Tetap Segar di Tengah Rutinitas" tulisan kak Gun membersamai dan menolong untuk tetap menikmati kesegaran di dalam Allah meski tanggung jawab pelayanan juga padat. Namun tetap syukur karena menemukan Allah dalam setiap momen, syukur menemukan Allah di setiap proses belajar, syukur menemukan Allah di setiap kelemahan, syukur menemukan Allah di setiap suka. "God is good all the time".
Pokok Doa :
Sumarni - Staf Pelayanan Pendukung
Raker staf internal sejak awal November hingga Desember menjadi waktu penting untuk mengevaluasi pelayanan dan merencanakan langkah tahun depan. Dalam peranku sebagai staf pelayanan pendukung, aku juga sedang memikirkan beberapa langkah yang akan mulai dikerjakan yaitu fundraising melalui proyek penjualan buku dan beberapa merchandise lain. Kami juga berencana menata ulang perpustakaan untuk menghadirkan perpustakaan mini yang nyaman dan menarik bagi mahasiswa. Kami akan mengunjungi beberapa perpustakaan mini di Jogja yang berkembang pesat sebagai inspirasi agar perpustakaan Perkantas bisa lebih cantik dan fungsional. Kiranya langkah kecil ini dipakai Tuhan memperlengkapi mahasiswa dan alumni.
Selain mempersiapkan langkah pelayanan untuk tahun depan, ada satu bagian lain yang juga Tuhan pakai untuk berbicara kepadaku secara pribadi melalui 1 Petrus 5:7 "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." Ayat ini awalnya kupersiapkan untuk Sekolah Minggu, namun justru sangat menguatkanku, saat aku ikut merasa cemas dengan pekerjaan suamiku yang kini banyak berinteraksi dengan orang luar yang sering kali memakai cara-cara kurang baik. Tuhan mengingatkan bahwa aku tidak perlu kuatir, ada Pribadi yang memelihara, yang peduli, dan yang sanggup menjaga.
Pokok doa:
Nindya Elfira - Staf Pelayanan Pendukung
Menjelang akhir tahun suasana di kantor makin cepat untuk segera menyelesaikan beberapa pekerjaan agar segera selesai sebelum libur Natal. Mempersiapkan apresiasi pengurus komponen dan tim menjadi bagian saya dimana setiap tahunnya selalu berpikir "mau memberikan apresiasi dalam bentuk apa lagi ya?" Sebuah ide muncul untuk membuat topi dengan desain bordir custom, hanya mengandalkan aplikasi CANVA desain itu jadi dan bisa teraplikasikan di topi itu. Beberapa barang dengan logo atau desain tentang Perkantas Jogja sudah pernah coba dibuat dan harapannya mungkin bisa dilanjutkan lagi sebagai bentuk usaha dana kedepan.
Raker staf yang sudah sampai tahap memasukkan sebagian program pelayanan ke dalam RAB menjadi titik lega sejenak meski belum sepenuhnya. Melihat rencana dan gambaran 2026 ada harapan untuk pelayanan semakin menemukan tempat untuk ada di hati kaum muda khusunya pemuridannya. Doakan juga beberapa agenda pelayanan menjelang penutup pelayanan tahun ini seperti Raker Akhir Tahun bersama komponen, staf dan board dan Thanksgiving Fellowship supaya bisa menjadi rangkaian penutup tahun yang memiliki arti bagi setiap kami serta penuh rasa syukur.