Johan Andreas Santoso - Pemimpin Cabang
Waktu melihat ke belakang dan merefleksikan perjalanan di sepanjang Maret, hati saya dipenuhi dengan syukur dan kekaguman akan pekerjaan tangan Tuhan yang kuat namun lembut itu. Menjadi saksi tibanya pelayanan mahasiswa di Perkantas Jogja di usia yang kelima puluh adalah pembuka yang indah bagi bulan kemarin.
Betapa indah menjadi bagian dari sebuah persekutuan syukur yang sederhana namun sangat bermakna. Menyaksikan para mahasiswa sendiri yang mempersiapkan, melayani, bahkan membagikan refleksi firman Tuhan di peristiwa itu sungguh adalah kesempatan istimewa buat saya. Rasanya jerih beberapa tahun belakangan ini terbayar melihat buah-buah para pemimpin mahasiswa makin banyak dan siap. Ini membuat saya juga makin bersemangat turut mempersiapkan perhelatan syukur 50 tahun pelayanan ini bersama para alumni di akhir Juni nanti. Saya menantikan waktu kembali jadi saksi buah-buah pelayanan yang sekarang sudah hadir jadi perpanjangan tangan Tuhan di banyak tempat, bidang dan peran.
Saya juga merayakan berkat Tuhan di bulan kemarin dalam wujud keterbukaan beberapa PMK kampus yang datang untuk belajar memulai (kembali) gerakan pemuridan mereka. Waktu rekan-rekan di tim Staf pelayanan mahasiswa memberitahukan soal itu, saya merasakan keharuan.
Saya sendiri mendapat kesempatan untuk hadir membagikan materi di pertemuan KTB salah satu PMK kampus yang juga kami telah doakan cukup lama. Kesempatan ini terbuka, dimulai dari sebuah obrolan singkat dan hangat dengan salah satu orang kuncinya.
Tuhan menjawab doa yang terus diserukan itu; Ia membuka pintu dan menumbuhkan 'benih-benih' yang selama ini ditabur. Sang pemilik ladang pelayanan dan sumber pertumbuhan itu telah memungkinkan semua ini terjadi. Di sisi yang lain, saya juga menyaksikan bagaimana Tuhan yang adalah Tuan atas para pekerja ladang-Nya itu juga menumbuhkan kami, terutama rekan-rekan Staf pelayanan mahasiswa, yang belakangan menjadi sangat sibuk mengelola kemajuan-kemajuan ini.
Saya mengakhiri bulan Maret dengan satu perjalanan pelayanan ke Kalimantan Timur (Samarinda-Balikpapan). Saya bersyukur buat kesempatan terlibat dalam tim yang melayani bersama dalam Borneo Leadership Camp 2026, sebuah kamp kepemimpinan bagi mahasiswa Kristen di Samarinda dan sekitarnya. Interaksi saat sesi, juga di waktu-waktu informal, baik dengan para mahasiswa, Staf, pengurus BPC dan alumni telah menjadi sarana saya belajar lebih luas dari pelayanan yang luas dan kompleks ini.
Pokok Doa:
Priscilla Rosty Sukmono - Staf Pelayanan Siswa (tugas belajar)
Bulan Maret dan April saya masih di dalam mode 'berperang' dan berjaga-jaga untuk penyelesaian studi saya. Bersyukur untuk Ujian Kompetensi dan Ujian Lisan Eksternal yang sudah saya jalani. Saat surat ini dituliskan, saya tengah mengerjakan revisi untuk penentuan hasil akhirnya. Doakan agar semua proses dapat saya jalani dengan tekun. Doakan juga agar Tuhan memberikan hikmat dan kapasitas yang diperlukan dalam mengerjakan tiap-tiap bagian. Di tengah proses ini, saya bersyukur jika momen Lebaran dan Jumat Agung lalu bisa saya rayakan bersama dengan keluarga. Di pertengahan April saya berkesempatan untuk pulang ke Jogja dan bertemu dengan keluarga serta teman-teman. Lalu di akhir bulan April saya visit adik saya yang berada di Jakarta sekaligus merayakan Jumat Agung bersama. Rencana awal saya ada di Jakarta hingga Paskah namun karena adanya pengumuman ujian yang dilaksanakan di minggu depannya, maka saya bergegas untuk kembali ke Bandung.
Di tengah huru-hara sekaligus masa penantian ini, tidak dipungkiri perasaan lelah, takut, dan 'gamang' itu muncul. Tapi disisi lain juga ada perasaan lega, syukur dan harap karena setiap proses bisa dilalui dan melihat topangan Tuhan begitu kuat memegang saya. Doakan bulan April menjadi masa yang cukup krusial bagi saya. Bisa jadi transisi-transisi sudah makin nampak wujudnya juga. Doakan agar saya bisa mentransmisikan diri dengan baik di masa-masa ini.
Nitamansari M Damanik - Staf Pelayanan Mahasiswa
Maret yang penuh, mungkin itu ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sebulan terakhir. Bulan ini dipenuhi berbagai agenda yang sudah direncanakan, disertai hal-hal yang perlu dipersiapkan. Rasanya memang diperlukan energi yang tetap tersedia, pengetahuan, dan waktu yang harus dialokasikan secara sengaja.
Saya bersyukur untuk PMK di kampus yang rindu untuk terus mengupayakan keberlangsungan kelompok kecil. Kerinduan itu terlihat melalui kesediaan mereka untuk belajar dan mempersiapkan rencana bersama. Dalam konteks ini, saya semakin menikmati peran pendampingan, khususnya saat bersama adik-adik pengurus PMK kampus ketika merancang agenda persekutuan dan rencana kelompok kecil mereka.
Melalui proses tersebut, saya juga melihat adanya pertumbuhan dalam diri saya. Peran pendampingan ini semakin saya nikmati karena memunculkan pemahaman baru yang sekaligus juga mendorong saya untuk terus belajar. Ruang diskusi yang terjadi tidak hanya memperkaya perspektif, tetapi juga menolong kami (saya bersama adik-adik) melihat hal-hal sederhana yang seringkali terabaikan namun penting. Mohon Doakan agar kepekaan untuk mengenali kemampuan dan kapasitas diri semakin tumbuh dalam diri saya. Untuk dua bulan kedepan, saya juga berperan mendampingi panitia Kamp KTB yang akan dilaksanakan di Yogyakarta pada awal Mei. Mohon doakan agar saya dapat menjalankan setiap peran dengan maksimal, mengarahkan, mendampingi, maupun melihat keseluruhan proses secara lebih utuh.
Dwi Krisnawati - Asisten Staf Pelayanan Siswa
“Tuhan memanggil, mempertemukan, dan menumbuhkan, kita hanya setia berjalan bersama-Nya.”
Puji syukur kepada Tuhan atas penyertaanNya sepanjang bulan Maret, siap menyambut bulan ini dengan semangat yang sama yaitu meletakkan pada kasih dan penyertaan-Nya. Di tengah berbagai dinamika pelayanan siswa, saya kembali diingatkan bahwa pelayanan ini pertama-tama adalah karya Allah sendiri, di mana saya diundang untuk setia mengambil bagian di dalamnya.
Bersyukur untuk kebersamaan dengan tim pembimbing siswa dalam menjalani proses pelayanan, persekutuan doa, serta persiapan Student Gathering. Tuhan juga mempertemukan dengan beberapa siswa baru yang mulai hadir dan membangun relasi. Melalui setiap perjumpaan tersebut, saya melihat bagaimana Tuhan bekerja secara perlahan namun nyata membentuk hati, menumbuhkan iman, dan memperluas pengharapan akan generasi yang terus dimuridkan.
Bulan ini menjadi ruang refleksi pribadi bahwa pelayanan bukan sekadar menjalankan agenda, melainkan perjalanan penyerahan diri yang terus diperbaharui. Tuhan kembali menolong saya memandang ladang pelayanan ini sebagai milik-Nya, sehingga yang terutama dipelihara bukan hanya keberlangsungan program, tetapi kesetiaan berjalan bersama Allah di tengah proses pertumbuhan yang seringkali tidak terlihat segera.
Memasuki berbagai perencanaan pelayanan ke depan, saya rindu terus belajar hidup dalam sikap berserah dan taat, percaya bahwa Tuhan sendirilah yang meneguhkan setiap karya pelayanan dan membentuk para pelayan-Nya melalui pelayanan itu sendiri.
Mazmur 90:17 "Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami; ya, teguhkanlah perbuatan tangan kami."
Pokok Doa
Mertin Novalista Ndapamerang - Asisten Staf Pelayanan Mahasiswa
Bersyukur untuk segala sesuatu yang telah direncanakan, dikerjakan, dan berjalan dengan sangat baik. Di awal bulan ini, saya mendapatkan sebuah pembelajaran yang menjadi dorongan untuk melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati. Dorongan itu muncul saat waktu persekutuan pribadi saya dengan Tuhan, di mana saya diingatkan bahwa kita tidak pernah tahu sampai kapan Tuhan akan memberikan kita waktu di jalan ini. Kapan saja bisa berakhir. Karena itu, selagi masih menerima apa yang Tuhan berikan untuk dikerjakan, kerjakanlah dengan segenap hati.
Proses sepanjang bulan ini berjalan dengan ritme yang sangat cepat. Setiap harinya ada deadline yang harus diselesaikan. Namun saya bersyukur, Tuhan tetap memelihara persekutuan pribadi saya dengan-Nya dan juga kesadaran bahwa ini semua adalah kesempatan serta anugerah dari Tuhan. Proses itu termasuk mempersiapkan kamp KTB regional, banyak hal yang harus dipersiapkan baik secara tim maupun pribadi, selain itu saya juga harus membaginya dengan peranan saya sebagai pendamping pelayanan mahasiswa dan juga akan ada pembentukkan kelompok KTB baru.
Saya juga bersyukur untuk setiap orang yang saya temui dalam proses ini. Saya menyadari bahwa mereka adalah sumber kekuatan yang Tuhan berikan kepada saya untuk mengerjakan segala sesuatu. Saya tidak sendirian. Bulan ini berakhir dengan kembali memiliki waktu untuk berefleksi tentang apa yang sudah dilewati, dan saya menemukan begitu banyak hal yang patut disyukuri. Selain itu, saya juga menyusun kembali rencana untuk bulan selanjutnya. Doakan saya agar terus diberikan kesanggupan, hikmat, kebijaksanaan dari Allah, serta kesadaran untuk menjaga kesehatan dengan baik.
Sumarni - Staf Pelayanan Pendukung
Bulan Maret terasa istimewa karena ada beberapa tanggal merah yang berdekatan. Ada dua perayaan besar, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Secara pribadi, momen ini terasa dekat karena mamakku dan keluarga adikku masih merayakan Nyepi, sementara keluarga besar kami hidup di tengah masyarakat yang merayakan Idul Fitri. Suasana hangat terasa melalui kunjungan, makanan yang berlimpah, dan perjumpaan dengan saudara-saudara jauh yang sudah lama tidak bertemu. Namun di tengah liburan itu, ada momen yang mengejutkan. Anakku yang nomor dua, bertengkar dengan sepupunya hingga saling diam dan memendam kemarahan. Saat kami duduk bersama untuk menyelesaikannya, emosi mereka meledak dan anakku mengeluarkan kata-kata kasar. Aku merasa malu dan gagal sebagai orang tua, dan kami membutuhkan waktu untuk pulih bersama.
Di sisi lain, aku bersyukur untuk relasi dengan para alumni di berbagai generasi. Melalui kuesioner penelitian salah satu pengurus PMKY, Tuhan membuka kesempatan untuk kembali terhubung. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti dan berbagai rencana fundraising untuk Kamp KTB regional, 50 tahun Perkantas, penataan perpustakaan, dan operasional bulanan aku belajar percaya bahwa Allah pemilik pelayanan ini akan mencukupkan. Tugasku hanyalah mengerjakan bagian dengan tulus.
Pokok doa:
Nindya Elfira - Staf Pelayanan Pendukung
Bagi ada kelegaan menjelang akhir bulan Maret yang lalu karena proses regenerasi board sudah selesai dan sudah terbentuk struktur kepengurusan yang baru untuk periode 2026-2029. Sebagian besar dari mereka melanjutkan untuk periode berikutnya dan ada satu alumni yang baru masuk untuk kepengurusan ini. Ibadah pelantikan akan diadakan hari Minggu 12 April, mohon doakan untuk perjalanan peran kakak-kakak board di tiga tahun depan.
Mengikuti rangkaian Tri Hari Suci Paskah bagiku sebagai pengingat dan cara untuk melihat bagaimana cara Allah bekerja untuk memulihkan. Kesempatan untuk menilik juga peran-peran para panitia dan petugas menyiapkan acara ini dengan tujuan supaya gambar acara bisa memunculkan simbol-simbol makna yang terkandung dari arti pengorbanan Yesus.
Satu acara besar bulan Mei adakah Kamp KTB tentu kebutuhan cukup besar yang harus dipenuhi karena Jogja sebagai tuan rumahnya. Upaya dari panitia juga sudah berjalan dalam usaha dananya. Dukung dan doakan bagi acara Kamp KTB Regional agar panitia yang di dalamnya bisa terus semangat dalam mengerjakan peran ini.
Dapatkan notifikasi konten dan bahan pembinaan terbaru dari Perkantas Yogyakarta langsung ke email kamu.
Tidak ada spam. Berhenti berlangganan kapan saja.